Laman

Kumpulan Berita MK Pilkada Probolinggo

Diposkan oleh admin

Kumpulan Berita MK Pilkada Probolinggo
MK Kuatkan Kemenangan Puput-Timbul di Pilkada Probolinggo
Mahkamah Konstitusi (MK) memperkuat kemenangan pasangan Puput Tantriana Sari-Drs H Ahmad Timbul Prihanjoko memenangkan Pilkada Kabupaten Probolinggo setelah menolak permohonan yang diajukan oleh Kusnadi-Wahid Nurahman dan Pasangan Salim Qurays-Agus Setiawan.
"Menyatakan menolak permohonan Pemohon untuk seluruhnya," kata Ketua Majelis Mahfud MD, saat membacakan amar putusan di Jakarta, Kamis.
Dalam pertimbangannya, MK menilai dalil Pemohon tidak dibuktikan dengan bukti yang cukup meyakinkan bahwa pelanggaran yang dimohonkan terjadi secara sistematis, terstruktur, dan masif yang secara signifikan.
"Oleh karena itu, menurut Mahkamah, dalil Pemohon tersebut tidak beralasan menurut hukum," kata Hakim Konstitusi Akil Mochtar, saat membacakan pertimbangan.
Mahkamah menilai pelanggaran seperti tuduhan adanya politik uang hanya bersifat sporadis dan tidak sebanding dengan selisih perolehan suara Pemohon dari Pihak Terkait (pasangan Puput Tantriana Sari-Drs H Ahmad Timbul Prihanjoko) yang sebanyak 76.296 suara.
"Dengan demikian, pelanggaran dimaksud sangat tidak berpengaruh dan tidak dapat mengubah peringkat perolehan suara Pemohon," kata Akil.
Menanggapi ditolaknya permohonan sengketa Pilkada Probolinggo ini, Kuasa Hukum KPU, Robikin, mengatakan sudah menduga sejak awal karena Pilkada sudah diselenggarakan secara adil dan jujur.
"Kami sudah menduga dari awal, memang permohonannya serem tetapi pemohon tidak bisa membuktikannya. Apalagi Pilkada sudah dilaksanakan secara jujur dan adil," kata Robikin.
Ketua KPU Probolinggo, Gandhi Hartoyo, bahwa proses Pilkada Kabupaten Probolinggo telah selesai sehingga pihaknya akan segera melakukan pelantikan terhadap pemenang pemilihan umum.
"Pelantikan akan dilakukan pada 20 Februari 2012. Besok kami akan mengirimkan surat ke DPRD untuk pelaksanaan pelantikan tersebut," kata Gandhi.
Seperti diketahui, sengketa Pilkada Kabupaten Probolinggo ini, pasangan Kusnadi-Wahid Nurahman dan Pasangan Salim Qurays-Agus Setiawan mengungkapkan banyak terjadi pelanggaran yang dilakukan KPU Kabupaten Probolinggo bersifat terstruktur, masif dan sistematis.
Para Pemohon menyebut adanya keterlambatan pemberian rekapitulasi hasil suara yang sebenarnya sudah diselesaikan pada 19 November 2012, namun baru diserahkan kepada Pemohon pada 20 November 2012.
Pemohon juga mengungkapkan ada upaya penyingkiran oleh Bupati Probolinggo terhadap lawan-lawan politiknya seperti Pemohon yang semula merupakan Sekda, langsung diberhentikan pada Maret 2012.
Pemohon juga mengungkap adanya "money politics" (politik uang) yang dilakukan oleh pasangan calon tertentu. Selain itu, pasangan Salim Qurays-Agus Setiawan mengungkapkan adanya mobilisasi pegawai negeri sipil oleh incumbent.
Pilkada Kabupaten Probolinggo diikuti oleh tiga calon pasangan bupati, yakni Pasangan Puput Tantriana Sari-Drs H Ahmad Timbul Prihanjoko, Pasangan Salim Qurays-Agus Setiawan, dan Pasangan Kusnadi-Wahid Nurahman.
KPU telah mengumumkan hasil rekapitulasi Pilkada Probolinggo, yakni pasangan Puput Tantriana Sari-Drs H Ahmad Timbul Prihanjoko, memperoleh 250.892 suara (40,7 persen).
Selanjutnya, Pasangan Salim Qurays-Agus Setiawan memperoleh 190.702 suara (30,9 persen) dan Pasangan Kusnadi-Wahid Nurahman memperoleh 174.596 suara (28 persen).

MK Putuskan Hasil Pilkada Kabupaten Problinggo Sah

Mahkamah Konstitusi (MK) telah mengakhiri sengketa Pilkada Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur dengan menolak permohonan Kusnadi-Wahid Nurahman dan Pasangan Salim Qurays-Agus Setiawan selaku para Pemohon.
"Menyatakan menolak permohonan Pemohon untuk seluruhnya," ujar Ketua Majelis MK, Mahfud MD saat membacakan amar putusan di ruang sidang MK, Jakarta, Kamis (13/12/2012).
Mahkamah dalam pertimbangannya menilai dalil para Pemohon tidak dibuktikan dengan bukti yang cukup meyakinkan bahwa pelanggaran yang dimohonkan terjadi secara sistematis, terstruktur, dan masif yang secara signifikan.
Lebih lanjut, Mahkamah menilai pelanggaran, seperti tuduhan adanya politik uang hanya bersifat sporadis dan tidak sebanding dengan selisih perolehan suara Pemohon dari Pihak Terkait (pasangan Puput Tantriana Sari-Drs H Ahmad Timbul Prihanjoko) yang sebanyak 76.296 suara.
Dengan demikian, Mahkamah menilai pelanggaran yang dimaksudkan oleh para Pemohon tidak mempengaruhi dan tidak dapat mengubah peringkat perolehan suara Pemohon.
"Oleh karena itu, menurut Mahkamah, dalil Pemohon tersebut tidak beralasan menurut hukum," kata Hakim Konstitusi Akil Mochtar, saat membacakan pertimbangan.
Sementara, Kuasa Hukum KPU Kabupaten Probolinggo, Robikin Emhas mengatakan pihaknya sudah memprediksi sejak awal bahwa Pilkada Kabupaten Probolinggo sudah diselenggarakan secara adil dan jujur.
"Kami sudah menduga dari awal, memang permohonannya serem tetapi pemohon tidak bisa membuktikannya. Apalagi Pilkada sudah dilaksanakan secara jujur dan adil," kata Robikin.
Diberitakan sebelumnya, sengketa Pilkada Kabupaten Probolinggo ini, pasangan Kusnadi-Wahid Nurahman dan Pasangan Salim Qurays-Agus Setiawan mengungkapkan banyak terjadi pelanggaran yang dilakukan KPU Kabupaten Probolinggo bersifat terstruktur, masif dan sistematis.
Para Pemohon menyebut adanya keterlambatan pemberian rekapitulasi hasil suara yang sebenarnya sudah diselesaikan pada 19 November 2012, namun baru diserahkan kepada Pemohon pada 20 November 2012.
Pemohon juga mengungkapkan ada upaya penyingkiran oleh Bupati Probolinggo terhadap lawan-lawan politiknya seperti Pemohon yang semula merupakan Sekda, langsung diberhentikan pada Maret 2012.
Mereka juga mengungkap adanya "money politics" (politik uang) yang dilakukan oleh pasangan calon tertentu. Selain itu, pasangan Salim Qurays-Agus Setiawan mengungkapkan adanya mobilisasi pegawai negeri sipil oleh incumbent.
Pilkada Kabupaten Probolinggo diikuti oleh tiga calon pasangan bupati, yakni Pasangan Puput Tantriana Sari-Drs H Ahmad Timbul Prihanjoko, Pasangan Salim Qurays-Agus Setiawan, dan Pasangan Kusnadi-Wahid Nurahman.
KPU telah mengumumkan hasil rekapitulasi Pilkada Probolinggo, yakni pasangan Puput Tantriana Sari-Drs H Ahmad Timbul Prihanjoko, memperoleh 250.892 suara (40,7 persen).
Selanjutnya, Pasangan Salim Qurays-Agus Setiawan memperoleh 190.702 suara (30,9 persen) dan Pasangan Kusnadi-Wahid Nurahman memperoleh 174.596 suara (28 persen).
Mahkamah Konstitusi (MK)
keputusan mahkamah konstitusi mk
keputusan mk mengenai pemilihan di probolinggo
kumpulan berita mk pilkada probolinggo
keputusan mahkamah konstitusi pemilihan bupati probolinggo

{ 0 komentar... read them below or add one }

Poskan Komentar

Total Tayangan Laman

Diberdayakan oleh Blogger.